Pola Kuman dan Uji Kepekaan Kuman Cairan Peritoneum pada Apendisitis Perforasi di RS Dr. Kariadi Semarang antara Mei 1998 – Mei 1999

Tahun 2000 Volume 35 Nomor 2
Oleh : Sri Mulyono, I.Riwanto

Hasil uji kepekaan kuman terhadap antibiotika dan pus penderita apendisitis perforasi dapar dipakai seba gal acuan yang do- pat dipertanggung jawabkan dalam pemilihan antibiolika perioperat apendisitis akuta, pengelolaan periapendikuler infiltrat dan pada pengelolaan peritonitis generalisata karena apendisitis perforasi sebelum hasil uji kepekaan kuman didapat . Oleh karena itu kamni melakukan penelitian pada kuman dan uji kepekaan kuman dan pus apendisitis infiltrat dan peritonitis generalisata karena apendisitis perforasi yang menjalani operasi di RS Dr. Kariadi antara Mei 1988 – Mci 1999 (data sekunder). Hasil penelitian menunjukkan distribusi kuman cairan peritoneum akibat apendisitis perforasi, terbanyak adalah Kuman gram negatif yang sensitif rerhadap amikasin, kuinolon (Flleroksasin dan siprofloksasin) cefipim, dan ceftriaxon.

The results of bacterial culture and antibiotic sensitivity test of peritoneal speciment from perforated appendicitis patients can be used as a reference to select the antibiotic given preoperatively to patient with diagnose as acute appendicitis, periapendicular mass and general peritonitis caused by perforated appendicitis. Bacterial culture and antibiotic sensitivity test study of perizoneal speciment from perforated appendicitis patients operated on Dr. Kariadi Hospital period May 1998 to May 1999 was reported The result showed that the most common bacterial isolated from peritoneal speciment of perforated appendicitis patients were gram negative bacteria and antibiotics that potent to kill that bacteria were amikasin, kuinolone, cefipim and ceftriaxon.