Analisis Aktivitas Proliferasi pada Siklus Sel, Untuk Menentukan Sifat dan Prognosis Kanker

Tahun 2002 Volume 37 Nomor 1
Oleh : Tjahjono

Kanker mnerupakan kelainan peetumbuhan berupa proliferasi sel yang berlebih-lebihan, tidak terkendali dan tidak terkoordinasi .sehingga timbul benjolan . Penentuan terapi maupun prognosis penderita kanker umumnya berdasarkan penilaian staging klinik dan grading histopatologik Walaupun demikian penderila kanker yang mempunyai staging dan grading yang sama, seringkali menunjukkkan perbedaan progresasifitas penyakit  sehingga mempunyai prognosis yang berbeda . Progresifitas penyakit dipengaruhi oleh sifat biologik yang tercermin dan aktivitas prolifèrasi sel. Penilaian aktivitas prol sel pada jaringan kanker merupakan petanda progresifitas biologik yang pada akhirnya menentukan prognosis penderita. Flowsitometri DNA merupakan metode pengukuran kandungan DNA jaringan neoplastik dan aktivitas proliferasi berbagai sel dalam siklus sel. Abnorimalistas. ploidi DNA dan meningkatnya aktivitas proliferasi menunjukkan prognosis yang kurang baik. Metode ini canggih dan akurat, sedangkan pemeriksaan aktivitas prolifarasi  sel  dengan metode AgNORs tergolong sederhana, tidak mahal. Dalam penatalaksanaan klinik penderita kanker perlu dipertimbangkan untuk menambahkan penilaian aktiviias proliferasi sel.

Cancer is an abnormal mass of tissue. with abnormal and uncoordinated cell growth  with the normal surrounding tissues. Therapy and prognosis of cancer patient are based on clinical staging and histopathological grading. However, some cases with similar clinical staging and histopathological grading. show different progression of disease and prognosis. These different biological behavior are caused by different cellular proliferative activities. The identification of cellular pro activity is an objective marker fat  biological agressivenessand prognosis of the cancer. DNA flowcytometry has been used to measure the cellular DNA content of neoplastic tissues. Ploidy and proliferative activity are commonly measured b DNA content flowcytometry. Either abnormal ploidy or elevated proliferative activity predicts a worsened disease or patient ‘s survival. DNA .flowcytometry is an accurate method to measure the DNA content and cellular fraction of cell-cycle analysis. The other simple method is .AgNORs quantifIcation. Clinical management of cancer patient may be aided by analizing their cellular proliferative activities.