Skierosis dan Atrofi Hippokampus pada Epilepsi Parsial Komplek Intraktabel

Tahun 2000 Volume 35 Nomor 4
Oleh : Zainal Muttaqin

Latar Belakang: Patologi yang paling sering didapatkan pada penderita epilepsi intraktaabel adalah sklerosis mesialis/skierosis hippokampus dan atroflformasio hippokampi. Saat ini Magnetic Resonance Imaging (MRJ) merupakan alat pencitraan terbaik untuk menentukan adanya lesi struklural/organikpada epilepsiparsial, khususnya untuk lesi-lesi non-neoplastik seperti sklerosis mesialis.
Pasien dan Metoda: Guna mengetahui frekuensi skierosis mesialis dan atrofi formasio hippokampi pada penyandang epilepsi parsial komplek intraktabel, pemeriksaan MRI telah dilakukan pada 27 pasien yang secara klinis dinyatakan sebagai epilepsi pars la! komplek intraktabel.

Pemeriksaan dilakukan dengan pesawat MR1 berkekuatan 0.5 Tesla, dengan teknik pengambilan gambar Spin Echo (SE), diambil foto T2 pada potongan aksial dan koronal melalui daerah mediobasal lohus temporalis . Foto Ti potongan axial dan koronal pada daerah lainnya diambil sebagai pelengkap.

Hasil Penelitian: Hasil MRI memperlihatkan gambaran MRI normal pada 4 kasus. Gambaran skierosis mesialis/skierosis hippo kampus terdapat pada 18 (66.67%) penderita, /2 diantaranya disertai atrofi hippokampus. Lesi-lesi lainnya adalah hemiatrofi hemisferikpada 2 kasus, kista arachnoidpada I kasus, dan tumor intrinsik lobus temporalis pada 2 kasus.
Kesimpulan: Jadi, dengan menggunakan MRI yang cukup baik, sklerosis mesialis/sklerosis hippokampus dan atroji hippokampus bisa dideteksi dengan frekuensi yang cukup tinggi.

Background: Mesial schlerosis or hippocampal schierosis and hippocampal atrophy are the most commonly found pathology in patient with intractable temporal lobe epilepsy. Today Magnetic Resonance Imaging (MRI) is the best imaging modal ity for detecting any structural or organic lesion related to partial seizures, especially non-neoplastic lesions such as mesial temporal schierosis.
Patient and Methode: In order to elucidate the frequency of mesial/hippocampal schierosis and hippocampal atrophy among patients with intractable partial complex seizures, MRI evaluation was performed 27 patients clinically diagnosed as partial complex epilepsy.
The examination was performed using at least 0.5 Tesla MR machine, using saturation recovery spin echo (SE) pulse sequence, T2 weighted images, axial and coronal slices passing mediobasal of the temporal lobe. TI weighted images, axial and coronal slices, of other brain regions were taken as screening.
Result: The results showed normal MRI images in 4 cases. The presence of mesial/hippocampal schlerosis was seen in 18 (66.67%) patients, 12 of them were accompanied by hippocampal atrophy. Other lesions observed were hemispheric hemiatrophy in 2 cases, temporal arachnoid cyst in I case, and intrinsic temporal lobe tumor in 2 cases.
Conclusion: Using good MRI machine as a neuroradiological tool, mesial/hippocampal sclerosis and hippocampal atropky may be detected in good number.