Pengaruh Jus aloe vera terhadap Proliferasi Limfosit, Produksi reactive oxygen intermediate dan Koloni Kuman Organ Hepar Mencit balb/c yang Diinfeksi

Tahun 2004 Volume 39 Nomor 4
Oleh : Ike Irmawati P.A, Tjahjono, Edi Dharmana

Latar Belakang: Demam tifoid  merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh serovar Salmonella, terjadi di banyak negara berkembang, termasuk di Indonesia. Bakteri intraseluler ini mampu menstimulasi respon imun tubuh, terutama respon imun seluler. Aloe vera (A . vera) merupakan tanaman obat tradisional yang mengandung banyak komponen akif t diantaranya acemannan, mampu berperan sebagai imunomodulator
Penelitian ditujukan untuk mengetahui pengaruh jus A. vera lerhadap respon prol limfosit, produksi (Reactive Oxygen Intermediate) ROt mak.rofag dan koloni kuman organ hepar mencit Balbic yang diinfeksi Salmonella typhimurium.
Metoda : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan the post test only control group design menggunakan mencit Balb/c betina berusia 8-10 minggu dan diadaptasi selama / minggu. Sebanyak 24 ekor mencit dibagi secara acak menjadi 4 kelompok, yaitu: kelompok kontrol (k) dan 3 kelompok perlakuan (P) yang diberi jus A. vera yaitu P, (0,1 ml/har:), P (0,3 ml/harO dan P (0,5 mI/han,) selama 9 han peroral. Pada hari ke-6 semua mencit diinfeksi Ut CFU S. typhimurium intraperitoneal. Han ke-JO mencit dibunuh dan dilakukanpemeriksaan respon proliferasi limfosit, produksi ROi makrofag dan jumlah koloni kuman organ hepar Hasil pemeriksaan dianalisis dengan uji ANOVA dan uji Kruskal Wallis dengan batas kemaknaan p < 0,05.
Hasil: Pemberian jus A. vera ternyata tidak dapat meningkatkan berat limpa (p 0,705) tetapi dapat meningkatkan jumlah
limfosit pada P dan P ‘p= 0,004) secara bermakna, sedangkan pada P (p 0,337) tidak berbeda bermakna dibanding kontrol. Pemberian jus A. verajuga meningkatkan jumlah relatif limfoblas pada P, (p 0,011) dan P (p 0,002) secara bermakna, sedang pada P, (p 1,000) tidak berbeda bermakna. Produk ROl makrofag meningkat secara bermakna dibanding kontrol pada semua kelompok yaitu P, (p 0,003), P (p 0,004) dan P, (p 0,003). Hitung kuman menurun secara bermakna pada semua kelompok dibanding kontrol yaitu P, (p 0,037), P, (p 0,004) dan P (p= 0,004).
Simpulan: Pemberian jus A. vera pada mencit Ba/b/c yang diinfeksi S. lyphimurium tidak meningkalkan berat limpa secara bermakna tetapi mampu meningkatkan jumlah limfosit, jumlah relat dan produksi ROl makrofag secara bermakna, serta mampu menurunkan hitung kuman organ hepar secara bermakna.

Background: Typoid fever is a serious illness cazwed by Salmonella typhimurium and widely spread in developing countries including Indonesia. This intracellular bacteria can stimulate immune respons in the body such as cellular mediated immunity. Aloe vera is one of traditional herbal medicine which contains various active compounds including acemannan that has immunomodulatory effect.
study was carried out examine the effect ofAloe vera juice on lymphocyte proliferation, reactive oxygen intermediate production and bacterial colony in liver
Method. An experimental study, using post test only control group design was carried out in Ba! b/cfem ale mice, aged 8-10 weeks. Twenty four mice were randomly divided into control group (K) and 3 experiment groups (p) given orally A. vera juice of 0. Imi/day (P), 0.3 mI/day (P) and 0.5 mUday (P) for 9 days. All groups were infected with 10 cfu of S. typhimurium on the 6” day. Samples were executed on Ut day for lymphocyte proliferation, ROl production and bacterial growth ofthe liver. Data were analyzed by usingANOVA and Kruskal Wallis test with level ofsign of p <0.05.
Result: The study revialed that A. vera juice did no! increase spleen weight (p 0.705), but increased the count of lymphocyte signi/Icantly for P, and P (p 0.004), but not sign for P (p 0.337). The relative count of lymphoblast increased sign JIcantly in P,(p = 0.011) and P 0.002), but in P,(p 1.000). ROiproduction of macrophage increased significantly in all 3 groups P 0.003), P,(p= 0.004), P 0.003). A. vera juice decreased bacterial count in liver sign j/lcantly comparedwith controlgroup: P (p= 0.037), P, (p= 0.004) andP (p= 0.004).
Conclusion: A. verajuice administration in Balb/c mice infectedwith S. tvphimurium did not effect spleen weight but was able to increase lymphocyte number the relative count oflymphoblast, ROl production andreducedihe bacterial count in the liver sign