PERSALINAN PASIEN PASCA BEDAH CAESAR : Pengaruh Rawat Inap Pra Persalinan terhadap Hasil Akhir Ibu dan Anak.

Tahun 1999 Volume 34 Nomor 1
Oleh : Syarief Taufik Hidayat, Siti Mutmainah Prihadi, NP Noerpramana.

Tujuan : Persalinan pasien hamil pasca bedah caesar merupakan risiko yang sangat tinggi yang memerlukan pengawasan ketat dan kerjasama yang baik antara pasien dan penolong persalinan.Telah diupayakan kebijakan rawat inap bagi kemudahan observasi sehingga diharapkan menghasilkan persalinan yang aman .Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rawat inap pra perslinan terhadap hasil akhir ibu dan bayi pada persalinan pasien hamil pasca bedah caesar.
Rancangan : Penelitian bersifat retrospektif dengan rancangan belah lintang (Cross sectional).Data dari catatan medik pasien rawat inap pasien hamil pasca bedah caesar yang melakukan persalinan di lingkungan RSUP Dr.Kariaadi Semarang,Jawa Tengah,Indonesia.
Tempat : RSUP Dr.Kariadi Semarang ,Jawa Tengah ,Indonesia.
Sampel : Perkiraan  sampel minimal 42 per group yang melakukan rawat inap dan yang tidak melakukan rawat inap . Periode 1 Januari 1995 – 31 Desenber 1997 didapatkan 120 pasien yang memenuhi syarat penerimaan sampel.Kelompok yang melakukan rawat inap pra persalinan sebanyak 66 pasien (55%) dan yang tidak melkukukan rawat inap 54 pasien (45%) .Dilakukan perbandingan serta analisa statistik terhadap karakteristik, aspek klinik serta morbiditas dan mortalitas antara kedua kelompok.
Hasil : Karakteristik dan aspek klinik pada kedua kelompok sama.Didapatkan 2 kasus ruptura uteri dan 1 kasus dehisens (2.5%) pada kelompok yang tidak menjalani raawat inap dan 1 kasus dehisens pada kelompok yang menjalani rawat inap (0,8%), (p=1.000), tidak didapatkan kematian ibu pada kedua kelompok .Didapatkan pula 2 kematian bayi (1,6%) akibat ruptura uteri serta tingginya kejadian asfiksa sedang (27,3%) pada kelompok yang tidak menjalani rawat inap,(p=0,035)
kesimpulan : Morbiditas ibu pada kedua kelompok cenderung sama,Morbiditas bayi dari kelompok yang menjalani rawat inap lebih rendah dibanding yang tidak menjalani rawat inap.

Objective : Labor and delivery with Postt –Caesarean –Section patients constitute a high risk delivery that requires close monitoring and good cooperation between patients and the attendant.Accordingly ,policies of hospitalization for patients intensive observasion have to be endervoared to result in safe delivery.The study was to investigate the effect ofpre-natal care on the outcome of the mother and her baby in Post – Caeseraen – Section
Design :  Cross – Sectional – Retrospecive.The cases were based on the data medical records of hospitalized patients whose delivery was at Dr.Kariadi Public Hospital.
Setting : Dr.Kariadi Public Hospital, Semarang, Central Jave,Indonesia.
Sample : The estimate of sample size are 42 patients per grup.During the period of  1January 1995 – 31 Desember 1997, 120 patients met the criteria for acceptance.The number of hospitalized patients prior to their delivery was 66(55%) ; whereas the  number of out patients was 54 (45%).Comparison and statistical, clinical aspects, morbidity or mortality, between the two groups were done.
Result : The characteristic and clinical aspects of the two group are similar .There were 2 cases of uterine rupture and 1 case of dehiscence (2,5%) in the out patients group and 1 dehiscence in the hospitalized group (0,8%) ,(p=1,000).There was no maternal mortality in both group. There were two cases of perinatal mortality (1.6%) cause by uterine rupture and high incident rate of moderate asphyxia in the out – patients-group (27,3%),(p=0,035)
Conclusion : Maternal morbidity in the two group tend to be similar.Perinatal morbidity and mortality in the hospitalized group was lower than that of the out-patients one.