Deteksi Protozoa Usus dalam Tinja (Perbandingan antara Metode Konsentrasi Pengendapan Formalin Eter dan Metode Langsung dengan Lugol)

Tahun 1997 Volume 32 Nomor 4
Oleh : F. Gondo Sukotjo

Selama 3 bulan terlah diperiksa 50 tinja yang berasal dari pasien rawat insp RS dr. Kariadi. Setiap tinja diperiksa dengan dua cara yaitu menggunakan metode konsentrasi pengendapan formalin-eter dan metode langsung lugol empat kali untuk mengetahui adanya protozoa.

Dengan metode konsentrasi ditemukan 6 spesies protozoa yaitu E . coli, E. histolytica, En. nana, D. fragilis, G. lamblia and Ch. mesnili.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cara tersebut tidak berbeda secara bermakna untuk menegakkan diagnosa infeksi protozoa. Mengingat fasilitas untuk pemeriksaan langsung lugol mudah di dapat maka untuk kegiatan cara ini lebih dianjurkan.

Within 3 months period, a 50 faecal samples were collected from hospitalized patients in Dr. Kariadi hospital. Every sample was examined in two different methods; formalin-ether concentration and lugol”s direct method.

Six species of protozoa were found. They were E. coli, E. histolytica, En. nana, D. fragilis, G. lamblia and Ch. mesnili.

The results showed that both methods have no significantly different in detecting the intestinal protozoa. For field purposes, it is suggested to use logol”s direct method. Bacause it is simple and easy to do.