Impaksi Gigi : Keluhan dan Hubungannya dengan Posisi Anatomi Gigi

Tahun 1998 Volume 33 Nomor 4
Oleh : Siti
Chumaeroh D. Ghozali

Latar Belakang : impaksi gigi sering menimbulkan keluhan penderita dari keluhan nyeri lokal sampai dengan nyeri kepala / wajah, gangguan telinga, mata dll. Sesuai posisi anatomi, impaksi gigi mempunyai posisi yang terdiri dari posisi vertikal, horisontal, mesiongular, distoangular, dan inverted .

Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada hubungan antara keluhan impaksi gigi dengan posisi anatomi gigi yang mengalami impaksi.

Pasien dan Metode : Dilakukan penelitian pada 95 penderita yang datang untuk odontektomi di Poliklinik Bedah Mulut Minor RS. Dr. Kariadi Semarang dari bulan Desember 1996 sampai Mei 1997. Diambil data riwayat penyakit dan pemeriksaan rontgen photo panoramik untuk menetapkan posisi anatomi gigi yang mengalami impaksi. Keluhan penderita dievaluasi, 3 hari setelah odontektomi.

Hasil : Didapatkan keluhan nyeri kepala / wajah pada 67 penderita, dan keluhan-keluhan lain yang saling tumpang tindih. Impaksi gigi paling sering menimbulkan keluhan terdapat pada molar 3 bawah dengan posisi mesioangular. setelah dilakukan odontektomi, 87.3% penderita menyatakan keluhan hilang.

Background : Impaction often cause complaint to the patients, varied from local pain to severe headache / facial pain, ear and eye symptoms. The position of impacted teeth consists of vertical, horizontal, mesioangular, distoangular and inverted.

Objective : To determine the association between the impacted symptoms and the position of the impacted teeth.

Patient and method : A study of 95 patients of impacted teeth was done in Minor Oral Surgery Clinic of Kariadi Hospital. The history and panoramic rontgen photo were taken to determine the position of the impacted teeth. The symptoms were evaluated 3 days after odontectomi.