Senyawa Kimia Fraksi metanol Rimpang Bengle (Zingiber Cassumunar Roxb)

Tahun 2007 Volume 42 Nomor 1
Oleh : Enny Fachriyah – Aris Kurniawan – Meiny – Gunardi

Latar belakang : Rimpang bengle (zingiber cassumunar Roxb) telah digunakan sebagai obat tradisional diantaranya sebagai obat penghangat badan, peluruh kentut, (karminatif) ,peluruh dahak (expectorant), pembersih darah, pencahar(laksan) dan obat cacing . Beberapa peneliti terdahulu melaporkan aktifitas Rimpang bengle sebagai analgetik , antioksidan, antiinflamantori dan insektisida. Tujuan penelitian ini adalah mengisolasi senyawa kimia rimpang bengle dalam fraksi methanol.

Methode : Sokletasi dengan pelarut n heksana untuk menghilangkan kandungan lemak , dilanjutkan maserasi menggunakan pelarut methanol. Pemurnian dilakukan dengan kromatografi kolom vakum dengan pelarut campuran n heksana : etil asetat (3 : 2). Identifikasi isolat dilakukan dengan penentuan titik leleh dan kromatografu lapis tipis (KLT) 2 dimensi, analisis struktur menggunakan spektroskopi infra merah (IR) dan spektrometri massa- kromatografi gas (GCMS).

Hasil : Isolat berupa kristal putih dengan titik leleh 81-81˚ C . Identifikasi dengan KLT 2 dimensi memberikan puncak tunggal. Analisis dengan IR memberikan pada gelombang 2931,6 ; 2835,2; 1419,5; 1589,2; 1604,7; 1026,3; 1515,9; 1463,9; 960,5; 1234,4; 157,2; dan 1137,9 cm-1 .Analisis dengan GC-MS memberikan 1 puncak GC dan fragmentasi MS pada m/e 380, 190, 175, 159, 144, 128, 115, 104, 91, 77, 65, 39.

Kesimpulan : Isolat termasuk senyawa golongan fenibutenoid yaitu 3 (3,4-dimetoksi fenil)-4-(3,4-dimektoksitstiril) sikloheksana.

Chemical compound in methanol fraction of rimpang bengle (zingiber cassumunar Roxb)

Background : Bengle (zingiber cassumunar Roxb) rhizomes have been used as traditional medicine such as body warmer, carminative, expectorant, laxative, blood cleaner, laxantive and vernifuge. Former study reported activity of Bengle rhizome found in methanol fraction.

Method : Fat content was eliminated with soxhlet extraction by n heksana, following extracted by maceration using methanol. Purification was done with vacuum coloumn chromatography with solvent mixture n heksana : etil asetat (3 : 2). Identifying isolate was conducted by determining the melting point and TLC 2 dimention, structure analysis by IR spectroscopy and GC-MS.

Result : Isolate was in the form of white crystal with melting point 81-81˚ C. Identification with TLC2 dimension gave single peak. Analysis with IR give absorption at wave number 2931,6 ; 2835,2; 1419,5; 1589,2; 1604,7; 1026,3; 1515,9; 1463,9; 960,5; 1234,4; 157,2; dan 1137,9 cm-1 . Analysisi with GC-MS gave one peak of chromatogram GC and Fragmentation of MS at m/z 380, 190, 175, 159, 144, 128, 115, 104, 91, 77, 65, 39.

Conclusion : Isolate Found to be fenilbutenoid faction compound that is 3 (3,4-dimethoxy phenyl)-4-(3,4-dimethoxystyryl )cyclohexene.