Pengaruh Pajanan Medan Elektromagnetik Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500KV terhadap Kesehatan penduduk di bawahnya

Tahun 2005 Volume 40 Nomor 1
Oleh : Anies

Latar Belakang: Medan elektromagnetic berpotensi menimbulkan gangguan  terhadap sistem darah, sistem kardiovascular, sistem saraf, sistem reproduksi serta cenderung menimbulkan kanker. Publikasi hasil penelitian saat ini masih kontroversial, karena penetuan populasi serta metoda penelitian yang kurang cermat.

Metode:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pajaan medan elektromagnetik SUTET 500 kV terhadap kejadian electical sensitivy serta besar resiko kejadian electrical sensitivity pada penduduk yang bertempat tinggal dibawah SUTET 500kV dibandingkan dengan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET kV . Desain yang dipergunakan adalah gabungan studi analitik observasionl kasus – kontrol dan studi kualitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini 249 sampel , terdiri atas 83 kasus dan 166 kontrol . Lojaksi penelitian penelitian di Kabupaten Pekalongan , Pemalang dan Tegal , Jawa Tengah.

Hasil: 
1) Terdapat pengaruh pajaan medan elektromagnetik SUTET 500kV terhadap electical sensitivity (X² = 22,871 ;p 0,001);
2) Besar resiko terjadinya electrical sensivity pada penduduk yang bertemapt tinggal di bwah SUTET 500 kV 5,8 kali dibandingkan penduduk yang tidak bertempat tinggal di bawah SUTET 500kV (OR = 5,849;  95% CI : 2,742 – 12,477)

Simpulan : Pajaan  medan elektromagnetik SUTET 500Kv berisiko menimbulkan gangguan kesehatan beruapa electical sensivity pada penduduk yang bertempat tinggal dibawahnya

The effect of electromagnetic Field Extra High Voltage Air Corridor (EHVAC) 500 kV Exposure to the Health of Residents Living Underneath.

Background : Ellectomagnetic fields is potential to induce a number of disorder , among them are towards the hematology system cardiovascular system , neurologycal system and reproducing system ,a nd has a carcinogenic nature. However , the result of those research are still controversial , due to the inconsisten selection of the population and the research methodology.

Methods:
This study was to see the effect of electromagnetic field SUTET 500kV exposure to the incidence of electirical sensitivity and the extent to the risk of electrical sensitivity incidence on the residents living beneath SUTET 500kV  compared to resident who do not live beneath SUTET 500kV . The study design employed was a case – control, and qualitative study, with 249 samples, consisted of 83 cases and 166 controls. The study was conducted in Pekalongan , Pemalang and  Tegal municipality, Central Java.

Result :
1) There was effect of the ellectromagnetic field SUTET 500kV exposure to the electrical sensitivity (X² = 22,871 ;p 0,001);
2)The extent of the ellectical sensitivity incidence on the residents living right beneath SUTET 500kV was 5.8 times more likely compared to those who do not live right beneath SUTET 500kV (OR = 5,849;  95% CI : 2,742 – 12,477)

Conclusion :
Electromagnetic field exposure could cause some risk to health disorder of people who lived underneath, such as electrical sensivity.