Uji acak tersamar suplementasi zat besi dan seng pada bayi Indonesia di masyarakat : efeknya terhadap morbiditas

Tahun 2005 Volume 40 Nomor 2
Oleh : Endang Purwaningsih

Latar belakang : Pengaruh nutrient mikro terhadap imunitas telah diketahui .defiensi zat besi (Fe) dan seng(Zn) , terutama pada bayi , berhubungan dengan peningkatan resiko kejadian infeksi.Suplementasi kombinasi besi dan seng dapat dipertimbangkan sebagai strategi lokal yang menarik untuk penanganan bayi didaerah dengan prevelansi defiensi nutrient mikro yang tinggi . Penelitian ini bertujuan menganalisis beda pengaruh suplementasi kombinasi zat Fe dan Zn dan suplementasi zat Fe dan Zn saja terhadap morbiditas bayi.

Metode :
Bayi – bayi Indonesia usia 4-7 bulan (n=800) secara acak dibagi dalam kelompok suplementasi dengan Fe dan Zn 10 mg, Fe 10 mg dan Zn 10 mg atau plasebo selama 6 bulan di dua kecamatan di indramayu . Kesakitan , kepatuhan minun dan efek samping suplementasi dikumpulkan dataya .SPSS for window package versi 7.5 dan Strata versi 6.0 digunakan dalam analisis dat . Uji Chi-Square , one way ANOVA , dan Uji –t digunakan untuk mendeteksi efek suplementasi pada insiden kumulatif dan laju insidensi diar, panas,pneumonia.

Hasil:
Laju insidensi diare kelompok Suplementasi Zn (Zn dan kombinasi Fe dan Zn) rendah, dan pada kelompok Zn saja bermakna terendah Rerata lama diare setiap episode adalah 3,7 hari. Suplementasi Fe mempunyai efek protektif terhadap pneumonia pada observasi 2 bulan ketiga . Dibandingkan plasebo , insiden pneumonia pada kelompok FE 0.13 kali lebih rendah ,Tidak nampak perbedaan pengaruh suplementasi terhadap kejadian demem.
suplementasi kombinasi Fe dan Zn tidak berbeda dengan pengaruh

Simpulan :
Pengaruh suplementasi Zn sendiri , efek suplementasi seng pada laju insidensi diare terendah. Efek proteksi suplementasi Fe terhadap pneumonia terjadi setelah 4 bulan suplementasi.

A comunity – Based Randomyzed Trial of iron and Zinc Supplemetation in Indonesia Infants : Effects on child Morbidities

Background : Micronutrients can have profound effect on imunity . Iron (Fe) and ( Zn) deficiencies are asociated with increased risk of infectious – disease morbidiy , especially in infants. Combined
Fe and Zn supplementataion may therefore be an acttactive and logical strategy for infants with high prevalence of micronutrients deficiencies . The study was aimed to compare the effect of combained Fe and Zn supplementation in infant – morbidity with Fe and Zn as single micronutrient

Methods :
infants (n=800) of 4 – 7 month old were randomly assigned to daily supplementation with 10 mg Fe or Zn, 10 mg Fe and 10 mg Zn or placebo for 6 month in the sub – district of indramayu . infants – morbidities ,compliance and side effects of suplementation were gathered. SPSS for window package version 7,5 and Strata version 6.0 were used for statistical analysis. The Chi Square test, one- way ANOVA , and the T’test were used for detecting the effect of suplementation on cumulative-incidence and incidence-density of diarhes ,fever, and pneumonia.

Result :
the diarrhea incidence density among the Zn group were low in which the Zn group was significantly lowest. The mean of diarrhea episode was 3.7 days ,Iron had protective effect on pneumonia at the third 2 month observation . Compared to placebo , the pneumonia incidence in iron group was 1.13 time less. there was no difference in the fever incidence among the groups.

Conclusion :
The effect of combined Fe and zn suplementation in infant diarhea – morbidity was as good as taht of zinc alone.Iron supplementation had protective effects on pneumonia after 4 month of supllementation.