Sindroma Prahaid dan Profil Kepribadian pada calon Tenaga Kesehatan (Nakes)

Tahun 2007 Volume 42 Nomor 1
Oleh : Alfiati Fitrikasari – Ismed Yusuf

Latar belakang : Sindroma Prahaid merupakan suatu kumpulan gejala yang kompleks yang terjadi pada seorang wanita satu atau dua minggu sebelum menstruasi dan segera hilang setelah keluarnya darah haid.Beberapa gejala pada sinkrona merupakan gejala dari gangguan neurotik,sehingga ingin dipelajari kejadian ini pada para calon Nakes dikaitkan terhadap profil kepribadian mereka.

Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan belah lintang . Sejumlah 300 siswi Akademi Kebidanan dan Keperawatan Di Semarang menjadi sample. Diagnosis Sindroma Prahaid ditegakkan dengan kriteria premenstrualdysphoric disodr dari Multiphasic Personality Inventory (MMPI)yang telah dimodifikasi untuk digunakan di Indonesia. Diambil sub sample sebanyak 100 orang untuk dinilai profil kepribadian mereka.analisis data dengan uji univariat dialnjutkan dengan Chi kuadrat untuk mengetahui hubungan antara profil kepribadian dan Sindroma Prahaid dengan derajat signifiaksi 95%.

Hasil : Didapatkan 63 siswi (31%)dari 300 siswi yang mengalami sindroma prahaid dengan katagori berat (36,5%),sedang (33.3%) dan ringan (30,2%) namun tak ada yang mencari pengobatan khusus untuk keluhan yang mereka hadapi. ada 28 siswi (28%) dari 100 sub- sampel yang mempunyai profil kepribadian neurotik.Studi ini tidak mendapatkan hubungan antara hubungan antara Sindroma Prahaid dan profil kepribadian (x²=0,768, p=0,381)

Simpulan : Adanya profil Kepribadian yang kurang mendukung dan sindroma prahaid pada prahaid pada calon Nakes perlu mendapatkan pengobatan.

Background : Premenstual syndrome (PS) is a complex symptoms experienced by some women one or two weeks before menstruation and disappears right after the initataion of the bleeding.several PS symptoms are known to be the symptoms of neurosis. Astudy was designed to analyze PS among health providers to be related to their personality type.

Methods : A cross sectional study was carried otu among 300 students of Health Academies in Semarang.Crietion of PS from Premenstual Dysphoric Disorder of DSM IV ™ were put into 2 month daily record. Personality type was assessed using Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) that has beeb modified for the use in Indonesia. A sub samples of 100respondents were taken for MMPI test. Data were analyzed desciptively with the degree of confidence set up at 95%.

Result : There were 63 out of 300 students (31%) with PS,Catagorisesd as severe PS (36.5%) , Moderate PS (33.3%) and mild PS (30.2%). None of them seeked medical treatment for their complaints.Twenty eight (28%) among 100 sub samples showed immature / neurotic personality .There was no association between PS and personality type (x²=0.768,p=0.38)

Conclusion :PS and immature personality type among helth providers to be should receive attention.